SIDOARJO – Masih dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)
2026, Galeri Disabilitas Kinasih dan UPT Surabaya (GADISku) resmi menandatangani Nota
Kesepahaman (MoU) dengan SLB Negeri Gedangan pada Rabu (20/5/2026). Kolaborasi
strategis ini dilakukan sebagai langkah nyata dalam membangun ekosistem pendidikan
inklusif yang berkelanjutan di Jawa Timur, sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi
para siswa dan alumni disabilitas.
Melalui sinergi ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk membuka akses terhadap
pengembangan keterampilan, pengalaman kerja praktis, hingga penyaluran peluang kerja
yang nyata dan setara. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi jembatan penyeberang bagi
anak-anak berkebutuhan khusus menuju kemandirian ekonomi dan sosial setelah mereka
menyelesaikan masa pendidikan di sekolah luar biasa.
Pihak GADISku Surabaya menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar seremonial di
atas kertas, melainkan sebuah aksi nyata untuk memastikan para alumni memiliki wadah
yang siap menampung potensi mereka, baik di dunia industri maupun wirausaha. Di sisi
lain, pihak SLBN Gedangan juga menyambut baik langkah progresif ini karena kurikulum
sekolah akan semakin diperkaya dengan keterlibatan langsung dari praktisi yang
memahami kebutuhan pasar kerja bagi penyandang disabilitas.
Dipilihnya momen di bulan Mei ini sengaja dilakukan untuk merefleksikan kembali esensi
Hari Pendidikan Nasional, yaitu pendidikan yang memerdekakan dan menyentuh seluruh
lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Sebagai langkah awal pasca-penandatanganan, kedua
pihak akan segera merealisasikan berbagai program bersama, mulai dari workshop
pelatihan keterampilan khusus yang disesuaikan dengan minat bakat siswa, program
magang terbimbing langsung di lingkungan GADISku, hingga pendampingan
berkelanjutan bagi alumni untuk masuk ke dunia profesional.
Melalui komitmen kuat antara GADISku Surabaya dan SLBN Gedangan ini, sekat-sekat
pembatas bagi penyandang disabilitas di dunia kerja diharapkan dapat terus terkikis.
Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa dengan sinergi yang tepat, ruang yang inklusif,
ramah, dan setara bagi seluruh anak bangsa dapat diwujudkan bersama.




